Main Article Content

Abstract

Kandungan Plumbum Dalam Darah Pada Mekanik Service Kendaraan Bermotor Di Dealer Wilayah Kecamatan Banjarbaru Selatan Bulan Maret 2012

Mariathul Ulfah(1), Muhamad Muslim(2), Atni Primanadini(1)


Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari
Jl. Kelapa Sawit 8 Bumi Berkat No.1 RT.02/01 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Atoel_blue@yahoo.com
ABSTRAK
Timbal/Plumbum (Pb) adalah salah satu unsur berbahaya yang terdapat pada emisi gas pembuangan sebagai hasil dari pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor. Mekanik kendaraan bermotor adalah orang yang mempunyai risiko terhadap pencemaran udara, terutama mereka yang sering terpapar partikel timbal secara langsung dari hasil proses pembakaran di dalam accu kendaraan bermotor dan dengan kadar yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan orang awam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar Pb dalam darah mekanik service kendaraan bermotor. Penelitian ini bersifat Deskriptif. Sampel dari penelitian ini 23 mekanik service. Data berupa data primer yang diperoleh dari hasil pemeriksaan dan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 69,6% responden mempunyai kadar Pb melebihi nilai normal dan 30,4% memiliki kadar Pb di bawah ambang batas. Semua responden berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar 39,1% berumur 21-29 tahun, pendidikan terakhir 56,5% SLTA/SMK/Sederajat. Responden dengan kadar Pb berat 52,1% memiliki masa kerja >36 bulan, 52,1% memiliki kebiasaan kadang-kadang dalam penggunaan A.P.D dan responden 69,5% memiliki kebiasaan merokok. Kesimpulan yang didapat adalah terdapat kadar plumbum di dalam darah mekanik service yang dipengaruhi oleh faktor karakteristik, lama bekerja, kebiasaan responden dalam penggunaan APD dan kebiasaan merokok. Bagi pemilik dealer lebih memperhatikan dan memperbanyak jumlah APD bagi mekanik, bagi pekerja mekanik di anjurkan untuk menggunakan APD pada saat bekerja untuk mengurangi paparan Pb.
Kata kunci : Plumbum, mekanik service kendaraan bermotor.

1) Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru
2)Jurusan Analis Kesehatan Poiteknik Kesehatan Kemenkes Banjarbaru

Article Details