Main Article Content

Abstract

Tuberkulosis paru (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycrobacterium tuberculosis. Gejala utama pasien Tuberkulosis paru yaitu batuk berdahak selama 2 minggu atau lebih. batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, berkeringat pada malam hari tanpa kegiatan fisik dan demam meriang lebih dari satu bulan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pada perilaku pencegahan pasien Suspect Tuberkulosis Paru di Kecamatan Cempaka.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien yang sudah terkonfirmasi positif Tuberkulosis yang memeriksaan diri ke laboratorium Puskesmas Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru dengan teknik pengambilan sampel Purvosive Sampling. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner, yang kemudian akan diisi secara cermat oleh responden yang telah bersedia. Berdasarkan hasil dari 39 responden menunjukkan tingkat pengetahuan baik 87,2 %, Pengetahuan kurang baik 12,8%, Perilaku baik 97,1%  dan  perilaku  kurang  baik  7,7%.  Analisis  dengan  uji  chi  square  didapatkan  adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan pada perilaku pencegahan pasien Suspect Tuberkulosis Paru, dengan nilai sig (p=value) 0,038<0,05

Article Details