Main Article Content

Abstract

Salah satu penyakit kecacingan yang masih banyak terjadi di Indonesia adalah infeksi cacing perut dari spesies Enterobius vermicularis (cacing kremi). Penyakit ini menyerang semua umur, namun penderita terbanyak adalah anak usia 5–14 tahun. Anak yang duduk di Sekolah Dasar (SD) rentan  terhadap infeksi cacing Enterobius vermicularis (cacing kremi), secara umum faktor yang mempengaruhi adalah personal hygiene atau kebersihan diri pribadi salah satunya adalah kebiasaan mencuci tangan. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan infeksi Enterobius vermicularis (cacing kremi) pada siswa SDN 4 Cempaka Banjarbaru. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional Kebiasaan mencuci tangan pada siswa SDN 4 Cempaka Banjarbaru yaitu 14 orang (32%) yang mempunyai kebiasaan cuci tangan kurang baik, 19 orang (43%) yang mempunyai kebiasaan cuci tangan cukup baik dan 11 orang (25%) yang mempunyai kebiasaan cuci tangan baik. Infeksi cacing Enterobius vermicularis (cacing kremi) pada siswa SDN 4 Cempaka Banjarbaru yaitu dari 44 responden terdapat 3 orang (7%) positif terinfeksi Enterobius vermicularis (cacing kremi) dan 41 orang (93%) yang tidak terinfeksi Enterobius vermicularis (cacing kremi). Hasil uji statistik metode Chi- Square menunjukan bahwa Ho ditolak yang terlihat pada kolom Asymp, Sig adalah 0,032 atau dibawah 0,05 (0,032 < 0,05) yaitu ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan infeksi Enterobius vermicularis (cacing kremi) pada siswa SDN 4 Cempaka Banjarbaru, oleh karena itu siswa SDN 4 Cempaka Banjarbaru diharapkan menjaga kebersihan diri yaitu kebiasaan mencuci tangan agar tidak terinfeksi Enterobius vermicularis (cacing kremi)

Article Details