Gambaran infeksi Malaria pada Petani Karet di Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah Laut April 2017

  • Muhammad Agung Santoso Akademi Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru Jl. Kelapa Sawit 8 Bumi Berkat No.1 Telp. (0511) 7672224 Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714
  • Ahmad Muhlisin
  • Muhammad Arsyad Akademi Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru Jl. Kelapa Sawit 8 Bumi Berkat No.1 Telp. (0511) 7672224 Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714

Abstract

ABSTRAK Malaria Merupakan infeksi yang disebabkan oleh parasit genus plasmodium dan merupakan infeksi protozoa paling penting diseluruh dunia. Penyakit malaria sudah dikenal sejak Zaman Yunani. Klinis penyakit malaria khas, mudah dikenal, karena demam yang naik turun dan teratur disertai menggigil, maka pada waktu itu sudah dikenal demam tersiana (demam berulang tiga hari) dan kuartana (demam berulang empat hari).Tingginya angka infeksi di wilayah Sungai Cuka karena keadaan topografi wilayah yang banyak di donimasi hutan dan mayoritas penduduknya adalah bekerja sebagai petani karet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran infeksi malaria yang tejadi pada petani karet. Jenis penelitian ini adalah survey deskriptif dengan rancangan Cross secstional. Populasi yang digunakan adalah petani karet, sampel yang diperiksa berjumlah sebanyak 30 orang yang diambil secara purvosive sampling bedasarkan gejala klinis. Dari hasil penelitian di dapatkan 2 orang (6,6%) positif terinfeksi malaria jenis Plasmodium Vivax.28 orang (93,3%) negatif malaria. Kesimpulannya yaitu yang terinfeksi malaria jenis Plasmodium Vivax Sebanyak 2 orang (6,6%) dari 30 responden dan negatif sebanyak 28 orang (93,3%) serta Saran penelitian ini adalah bagi peneliti lain disarankan melakukan penelitian yang bersifat retrosfektif, dengan mengetahui faktor lain yang mempengaruhinya seperti kondisi fisik rumah dan status social ekonomi responden dan Kepada petani karet Ikut berperan serta dalam upaya pencegahan penyakit malaria dengan lebih meningkatkan pengetahuan tambahan serta mengikuti anjuran menggunakan pakaian tertutup saat bertani karet. Kata Kunci : Malaria, Petani Karet

References

DAFTAR PUSTAKA

Arsin AA. 2012. Malaria di Indonesia

Tinjauan Aspek Epidemiologi.

Makassar: Massagena Press

Chandra, Budiman, 2006. Ilmu kedokteran

pencegahan dan komunitas.

Jakarta: Penerbit buku

kedokteran EGC

Daysema.S.D, Warouw SM, Rompis J.

prevalensi malaria pada

anak SD YAPIS 2 di Desa

MaroKecamatan Merauke

Kabupaten Merauke Papua

Fakultas Kedokteran

Universitas Sam Ratulangi

;Manado , Jurnal e-Clinic (eCl),

Volume 4, Nomor 1,Tahun

(2016)

Muslim. 2009. Parasitologi Untuk

Keperawatan, EGC ;Jakarta

Muslim M. 2015. Buku Ajar Protozoologi

Medik. Akademi Analis

Kesehatan. Banjarbaru

Paramita MIP, Sudarmaja IM, Swastika IK.

Studi Retrospektif Pada

Pasien Positif Malaria. Fakultas

Kedokteran Universitas

Udayana; Denpasar Bali

Tino RS, Martini S, Hidajah AC, 2016.

Hubungan Faktor Perilaku

Pencegahan Terhadap

Kejadian Malaria pada Ibu

Hamil.Jurnal Penelitian

Kesehatan Suara Forikes.

Volume VII Nomer 4 Tahun

(2016) Hal 217-223

Published
2016-09-17
Section
Articles