Analisa Karboksihemoglobin (COHb) Dalam Darah Pada Pedagang Pentol Bakar di Jl. Panglima Batur Banjarbaru 2017

  • Ihda Umami Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru Jl. Kelapa Sawit 8 Bumi No. 1 Telp. (0511) 7672224 Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714
  • Nafila Nafila Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru Jl. Kelapa Sawit 8 Bumi No. 1 Telp. (0511) 7672224 Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714
  • Atni Primanadini Akademi Analis Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru Jl. Kelapa Sawit 8 Bumi No. 1 Telp. (0511) 7672224 Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714

Abstract

ABSTRAK Dalam lingkungan perdagangan, seorang pedagang makanan bakar berpotensi untuk terpapar oleh karbonmonoksida (CO) yang dihasilkan dari asap hasil bakaran pentol. Bercampurnya gas karbonmonoksida (CO) dengan hemoglobin (Hb) dalam darah menjadi karboksihemoglobin (COHb). Penelitian ini membatasi masalah pada pemeriksaan karboksihemogloin (COHb) dalam darah pada pedagang bakso bakar di Jl. Panglima Batur Banjarbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya tingkat paparan gas karbonmonoksida (CO) dalam darah terhadap kesehatan pada pedagang pentol bakar di Jl. Panglima Batur Banjarbaru. Jenis penelitian ini bersifat survey deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah pedagang pentol bakar yang berada di Jalan Panglima Batur yaitu sebanyak 13 orang dan pemilihan sampel adalah purposive sampling yaitu berjumlah 6 orang. Metode penelitian ini yaitu metode Hindsberg – Lang. Data hasil penelitian Karboksihemoglobin (COHb) dalam darah pada pedagang pentol bakar di Jl. Panglima Batur Banjarbaru 2017 dengan kadar toleransi 3,5 % menunjukkan 5 dari 6 responden (83 %) diatas toleransi normal dengan kadar COHb rata – rata sebesar 12,78 % dan 1 dari 6 responden (16 %) dibawah toleransi normal dengan kadar COHb rata – rata 2,3 %. Adanya pedagang yang kadar karboksihemogloin (CO) dalam darahnya tidak memenuhi syarat menunjukkan bahwa tingkat keterpaparan cukup tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kadar COHb pedagang pentol bakar di Jl. Panglima Batur Banjarbaru yang diatas toleransi yaitu pada responden jenis kelamin laki – laki (100 %), umur 30 – 40 tahun (40 %), waktu kerja 6 – 10 jam perhari (60 %), lama kerja diatas 1 tahun (40 %), lokasi berjualan dipinggir jalan (80 %) dan responden yang tidak menggunakan APD (100 %). Kata Kunci :Hindsberg – Lang, Karboksihemoglobin, Pedagang pentol bakar

References

REFERENSI

Amsyari F. 1986. Prinsip Masalah

Pencemaran Lingkungan.

Surabaya : Ghalia Indonesia

Arifin Z dan Sukoco. 2009.

Pengendalian Polusi

Kendaraan. Bandung :

Alfabeta

Basuki. 2007. Anatomi Terapan Sistem Respiratori. Edisi ke 3. Surakarta : Akademi Fisioterapi.

Chandra B. 2007. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Buku Kedokteran.

Fardiaz S. 2003. Polusi Air dan

Udara.Yogyakarta :

Kanisius

Ganong WF. 2002. Buku Ajar

Fisiologi Kedokteran (Review Of Medical Physiology). Edisi ke I7. Jakarta : EGC

Published
2016-09-17
Section
Articles